MAN Flores Timur Sosialisasikan Anti Pungli dan Gratifikasi kepada Siswa dan Orang Tua

Published

20 Sep, 2025

Category

AKTIVITAS

Waiwerang (HUMAS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Flores Timur menggelar sosialisasi pencegahan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi bagi siswa serta orang tua pada Jumat (16/5/2025) di aula madrasah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen madrasah untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungli maupun gratifikasi. Selain itu, pihak sekolah juga menegaskan pentingnya menghindari benturan kepentingan, baik dari golongan maupun kelompok tertentu, yang bisa mengganggu jalannya pendidikan.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Harun Abdullah, S.Ag, dan Kepala MAN Flores Timur, Budiawati Efendi. Dalam arahannya, Kepala Madrasah menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak sekolah, termasuk orang tua, untuk bersama-sama menolak segala bentuk pungli.

“Kami berkomitmen menjaga tata kelola pendidikan di MAN Flores Timur agar tetap bersih dan transparan. Dukungan orang tua sangat penting dalam mencegah praktik pungutan liar maupun gratifikasi yang bisa merugikan dunia pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas menambahkan bahwa sosialisasi ini tidak hanya bersifat himbauan, tetapi juga merupakan langkah edukasi agar siswa memahami sejak dini bahaya pungli dan gratifikasi. Edukasi ini juga menekankan bahwa praktik benturan kepentingan dan kepentingan kelompok dalam penyelenggaraan pendidikan dapat merugikan siswa maupun sekolah.

“Kami ingin siswa menyadari bahwa pungli dan gratifikasi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga merusak nilai kejujuran yang menjadi dasar pendidikan,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari para orang tua siswa. Salah satunya, Wahab, menyampaikan apresiasinya.

“Sebagai orang tua, kami merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Kami jadi lebih paham aturan dan peran kami dalam mendukung sekolah yang bersih. Dengan keterbukaan ini, kepercayaan kami terhadap MAN Flores Timur semakin kuat,” ungkapnya.

Dengan sosialisasi ini, MAN Flores Timur berharap seluruh warga sekolah bersama orang tua dapat menjaga integritas dan transparansi, serta menghindari praktik pungli, gratifikasi, maupun benturan kepentingan, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif, bersih, dan berintegritas.

 

(HUMAS MAN Flotim)