Blog Details
MAN Flores Timur Sosialisasikan Anti Pungli dan Gratifikasi kepada Siswa dan Orang Tua
Waiwerang
(HUMAS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Flores Timur menggelar sosialisasi
pencegahan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi bagi siswa serta orang tua
pada Jumat (16/5/2025) di aula madrasah.
Kegiatan
ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen madrasah untuk mewujudkan lingkungan
pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungli maupun
gratifikasi. Selain itu, pihak sekolah juga menegaskan pentingnya menghindari
benturan kepentingan, baik dari golongan maupun kelompok tertentu, yang bisa
mengganggu jalannya pendidikan.
Materi
sosialisasi disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Harun
Abdullah, S.Ag, dan Kepala MAN Flores Timur, Budiawati Efendi. Dalam arahannya,
Kepala Madrasah menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak sekolah,
termasuk orang tua, untuk bersama-sama menolak segala bentuk pungli.
“Kami
berkomitmen menjaga tata kelola pendidikan di MAN Flores Timur agar tetap
bersih dan transparan. Dukungan orang tua sangat penting dalam mencegah praktik
pungutan liar maupun gratifikasi yang bisa merugikan dunia pendidikan,”
ujarnya.
Sementara
itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas menambahkan bahwa sosialisasi ini tidak
hanya bersifat himbauan, tetapi juga merupakan langkah edukasi agar siswa
memahami sejak dini bahaya pungli dan gratifikasi. Edukasi ini juga menekankan
bahwa praktik benturan kepentingan dan kepentingan kelompok dalam
penyelenggaraan pendidikan dapat merugikan siswa maupun sekolah.
“Kami
ingin siswa menyadari bahwa pungli dan gratifikasi bukan hanya persoalan hukum,
tetapi juga merusak nilai kejujuran yang menjadi dasar pendidikan,” jelasnya.
Kegiatan
ini mendapat respon positif dari para orang tua siswa. Salah satunya, Wahab,
menyampaikan apresiasinya.
“Sebagai
orang tua, kami merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Kami jadi lebih
paham aturan dan peran kami dalam mendukung sekolah yang bersih. Dengan
keterbukaan ini, kepercayaan kami terhadap MAN Flores Timur semakin kuat,”
ungkapnya.
Dengan
sosialisasi ini, MAN Flores Timur berharap seluruh warga sekolah bersama orang
tua dapat menjaga integritas dan transparansi, serta menghindari praktik
pungli, gratifikasi, maupun benturan kepentingan, sehingga tercipta suasana
belajar yang kondusif, bersih, dan berintegritas.
(HUMAS
MAN Flotim)